Back
source: awazonaws.com

Mendengarkan Musik dengan Headset, Ini Risiko yang Harus Kamu Ketahui

May 23, 2017

Mendengarkan musik dengan menggunakan headset/earphone memang terasa lebih menyenangkan. Kita tidak harus menggunakan Audio Stereo set, sehingga musik bisa dinikmati di mana saja, dan tanpa harus mengganggu orang lain.

Namun, tahukah kamu jika terlalu sering mendengarkan musik dengan headset justru berdampak buruk bagi kesehatan? Tak peduli seberapa bagus kualitas headset yang kamu gunakan, atau seberapa aman dan sehat headset tersebut kamu rawat, penggunaan headset/earphone tetap saja memiliki efek samping yang buruk.

Apa saja dampaknya? Yuk, simak fakta mendengarkan musik dengan headset berikut ini.

1. Risiko Menurunnya Kualitas Pendengaran

Normalnya, suara yang aman bagi pendengaran manusia berada di bawah 60 desibel. Antara 20-40 dB untuk anak-anak, dan berada antara 25-60 dB untuk orang dewasa. Selebihnya, suara-suara tersebut bisa menyebabkan kerusakan. Mulai dari yang ringan hingga permanen. Misalnya saja, suara buldozer sebesar 85 desibel, atau suara petir yang bisa mencapai 120 dB.

Sedangkan untuk suara yang berasal dari headset, MRC Institute of Hearing Research mengatakan bahwa suara yang dihasilkan bisa mencapai 95-105 desibel. Dan itu artinya, telah masuk kategori berbahaya karena bisa menyebabkan komplikasi pendengaran, atau bahkan bisa jadi berpotensi menyebabkan tuli permanen. 

Peneliti dari Oregon Health and Science University juga mengatakan bahwa mendengarkan musik dengan menggunakan headset bisa merusak stereocilia (rambut halus yang berada di dalam telinga). Hingga pada akhirnya menyebabkan  menurunnya fungsi saraf untuk mengirimkan informasi dari telinga ke otak.

2. Infeksi Telinga

Ketika memasukkan headset/earphone ke dalam lubang telinga, kamu memang bisa mendapatkan kualitas audio terbaik. Namun, di sisi lain, cara ini juga mengakibatkan tersumbatnya saluran udara di telinga. Dengan tidak adanya saluran udara ini, kamu pun berpotensi lebih besar terjangkit infeksi telinga.

Apalagi, jika headset yang kamu gunakan adalah headset bersama, maka fakta mendengarkan musik dengan headset yang satu ini pasti akan menjangkiti karena bakteri bisa dapat dengan mudah berpindah melalui headset/earphone.

3. Kerusakan Otak

Seperti yang kita tahu, telinga bagian dalam terkoneksi langsung dengan otak. Jadi, apa pun yang terjadi di dalamnya—meski hanya infeksi kecil—pasti akan berakibat pada otak. Selain itu, gelombang elektromagnetik yang dihantarkan oleh headset juga diyakini bisa mengganggu kinerja otak.

Nah, itulah fakta mendengarkan musik dengan headset yang harus kamu ketahui. Boleh saja menggunakan headset, asal jangan terlalu sering, terlalu lama, dan dengan volume yang standar, ya.

Share this:
Sticky
May 23, 2017
Tags in

Post a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

  • ABOUT US

    nada promotama

    Nada Promotama is a Promoter and Event Organizer company established in 2009, your one stop solution for event planning and coordination. It is our job to thoroughly coordinate and schedule the event so that you can concentrate on promotion and working for your show!

  • OUR ADDRESS

    Address

     Istana Pasteur Regency Block CRA 50 Bandung, West Java, Indonesia

    Phone

      +622 8606 5357

      +622 8606 5439

    Email

      info@nadapromotama.com

  • SUBSCRIBE

    Get instant updates about our new products and special promos!